Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Antrean BBM Mengular di Sejumlah SPBU Malang, Pertamina Akui Ada Penyesuaian Distribusi

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

01 - Sep - 2026, 19:28

Placeholder
Ilustrasi pendistribusian BBM Pertamina.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Kota Malang. Kondisi tersebut muncul di tengah meningkatnya kebutuhan BBM masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean terjadi di antaranya SPBU Jalan Embong Brantas, Jalan Mayjen M Wiyono, Sawojajar, hingga kawasan Sulfat.

Baca Juga : Inflasi Kota Malang Agustus 2026 Capai 3,31 Persen, Harga Emas hingga Ayam Jadi Pemicu

Kondisi itu turut dirasakan pedagang bensin eceran. Sejumlah pedagang mengaku kesulitan mendapatkan stok karena BBM di beberapa SPBU mengalami kekosongan.

Di tengah kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga menyatakan penyaluran BBM bersubsidi di Malang Raya masih berjalan. Pertamina menyebut distribusi dilakukan dengan penyesuaian untuk menjaga pemerataan pasokan.

Area Manager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan konsumsi BBM di Malang Raya memang mengalami peningkatan. “Permintaan Pertalite meningkat sekitar 6 persen dan Biosolar naik hingga 15 persen,” ujar Ahad dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, peningkatan konsumsi tersebut dipengaruhi musim panen tebu serta tingginya aktivitas pariwisata selama periode liburan.

Mengantisipasi lonjakan kebutuhan itu, Pertamina melakukan penyesuaian penyaluran dari Fuel Terminal (FT) Malang. Kebijakan tersebut telah diberlakukan sejak dua hari terakhir dengan mempertimbangkan ketersediaan stok di titik suplai.

Ahad menegaskan penyesuaian bukan berarti penyaluran dihentikan. Langkah tersebut diklaim sebagai upaya mengatur distribusi agar pasokan tetap tersedia di berbagai wilayah. “Dalam kondisi tertentu, kami melakukan penyesuaian distribusi secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok dan kebutuhan di masing-masing wilayah,” katanya.

Baca Juga : Kekeringan Melanda Lima Kecamatan di Kabupaten Malang, Distribusi Air Bersih Terus Mengalir

Pertamina juga mengaku terus memantau kondisi stok di lapangan. Pola penyaluran disebut dapat kembali disesuaikan berdasarkan perkembangan kebutuhan dan ketersediaan BBM.

Di sisi lain, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Pertamina mengingatkan warga agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Pertamina menyediakan layanan Contact Center 135 bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait ketersediaan, penyaluran, maupun layanan produk Pertamina.


Topik

Peristiwa spbu antre bbm pertamina patra niaga ahad rahedi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa