Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026: Ini Daftar Negara yang Bisa Melihat, Ada Spanyol hingga Islandia

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

11 - Aug - 2026, 10:13

Placeholder
Ilustrasi gerhana matahari total. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Gerhana Matahari Total (GMT) akan menghiasi langit pada 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi langka ini diprediksi menjadi salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan tahun ini.

Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus. Posisi Bulan yang berada di antara Matahari dan Bumi membuat seluruh piringan Matahari tertutup dari wilayah tertentu di Bumi.

Baca Juga : Hikmah Bafaqih Desak Proses Hukum Runner-Up Raka Jatim, Pemkot Surabaya Putus Kontrak Kerja Pelaku

Lantas, negara mana saja yang bisa menyaksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026?

Daftar Negara yang Dilintasi Gerhana Matahari Total

Jalur totalitas Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 akan melewati sejumlah wilayah di belahan bumi utara hingga kawasan Semenanjung Iberia.

Berikut negara dan wilayah yang berada di jalur totalitas:

• Greenland

• Islandia

• Portugal

• Spanyol

Bayangan inti Bulan atau umbra akan bergerak dari kawasan dekat Kutub Utara menuju selatan. Jalurnya membentang sekitar 8.260 kilometer dan sebagian besar berada di atas Samudra Atlantik.

Fase totalitas terlama diperkirakan mencapai 2 menit 18 detik dan terjadi di wilayah lepas pantai barat Islandia.

Sementara ketika gerhana memasuki Portugal dan Spanyol, fase totalitas diperkirakan berlangsung sekitar satu menit sebelum jalurnya berakhir di Laut Mediterania.

Tanggal 12 Agustus 2026 menjadi semakin istimewa karena tidak hanya diwarnai Gerhana Matahari Total.

Sebelum Matahari terbit, pengamat langit di sejumlah wilayah berkesempatan melihat parade enam planet.

Kemudian pada malam harinya, hujan meteor Perseid diperkirakan mencapai puncaknya.

Menariknya, puncak hujan meteor Perseid tahun ini bertepatan dengan fase Bulan baru. Kondisi tersebut membuat langit malam menjadi lebih gelap sehingga pengamatan meteor berpotensi lebih optimal.

Di beberapa wilayah, meteor bahkan diperkirakan masih dapat terlihat ketika langit berada dalam kondisi redup akibat fase totalitas gerhana.

Besarnya perhatian terhadap fenomena ini membuat sejumlah pemburu gerhana telah menentukan lokasi pengamatan masing-masing.

Pembuat peta gerhana, Michael Zeiler, memilih mengamati Gerhana Matahari Total dari kapal yang berlayar di kawasan fjord Greenland.

Zeiler tidak hanya berharap dapat menyaksikan gerhana. Ia juga ingin mendapatkan kesempatan melihat aurora borealis atau cahaya utara.

Baca Juga : Jessica Mila Dihujat Gegara Liburan ke Labuan Bajo, Ini Kronologi dan Klarifikasinya

“Hal yang paling membuat saya bersemangat adalah menyaksikan fenomena alam yang sangat langka,” ujar Zeiler, dikutip dari The Independent.

ESA dan NASA Siapkan Siaran Langsung

Fenomena Gerhana Matahari Total ini juga mendapat perhatian dari sejumlah lembaga antariksa.

Badan Antariksa Eropa (ESA) akan menggelar siaran langsung dari Observatorium Astrofisika Javalambre di Spanyol. ESA juga menyiapkan kegiatan publik di Kota Leon.

Sementara itu, NASA dan Virtual Telescope Project dari Italia juga akan melakukan penyiaran pengamatan gerhana.

Direktur Sains ESA Carole Mundell menyebut fenomena ini bukan hanya penting dari sisi ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki makna emosional bagi manusia.

“Bagi saya, ini bukan sekadar momen ilmiah atau keselarasan benda langit. Ini adalah momen kemanusiaan yang sangat emosional, sebuah hubungan nyata antara kita yang berpijak di Bumi dengan alam semesta,” kata Carole Mundell.

Spanyol Kembali Jadi Lokasi Gerhana Setelah Lebih dari 100 Tahun

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 menjadi peristiwa yang sangat dinantikan di Spanyol.

Pasalnya, Gerhana Matahari Total akan kembali melintasi daratan negara tersebut setelah lebih dari 100 tahun.

Gerhana yang melintasi daratan utama Spanyol sebelumnya terjadi pada 1912. Namun, peristiwa tersebut merupakan gerhana hibrida dengan fase totalitas yang hanya berlangsung beberapa detik.

Karena itu, sebagian astronom menilai Gerhana Matahari Total penuh terakhir di Spanyol sebenarnya terjadi pada 1905.

Rangkaian fenomena gerhana di Spanyol juga belum berhenti pada 2026.

Pada 2 Agustus 2027, gerhana Matahari total akan kembali melintasi Spanyol bagian selatan sebelum bergerak menuju Afrika Utara dan Timur Tengah.

Gerhana tersebut diperkirakan memiliki durasi totalitas hingga 6 menit 23 detik.

Selanjutnya, pada 26 Januari 2028, masyarakat di Spanyol kembali berkesempatan menyaksikan gerhana Matahari cincin.

Dengan rangkaian tersebut, 12 Agustus 2026 menjadi salah satu tanggal penting bagi penggemar astronomi. Selain Gerhana Matahari Total, masyarakat di sejumlah wilayah juga berkesempatan menikmati parade enam planet dan puncak hujan meteor Perseid dalam periode yang berdekatan.


Topik

Peristiwa gerhana matahari gerhana matahar total kapan gerhana matahari



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya