Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Peralihan Musim Bikin Rentan Sakit, Ini Penyebab Flu Saat Pancaroba

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

13 - Apr - 2026, 11:57

Placeholder
Ilustrasi flu batuk. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Musim kemarau tiba. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau 2026 di Indonesia akan dimulai secara bertahap sejak April. Artinya, sejumlah wilayah akan lebih dulu mengalami kondisi kering, sementara daerah lain masih berada di fase peralihan dari musim hujan.

Periode transisi ini dikenal sebagai musim pancaroba, masa di mana cuaca berubah-ubah, kadang panas terik lalu tiba-tiba hujan dan angin kencang. Kondisi tersebut bukan hanya memengaruhi aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak pada kesehatan tubuh.

Baca Juga : Mulai Hari Ini, AS Ancam Blokade Selat Hormuz Usai Negosiasi Iran Gagal

Banyak orang mengeluhkan gejala seperti batuk, pilek, hingga demam saat memasuki masa ini. Lalu, kenapa tubuh jadi lebih rentan sakit saat pancaroba?

Kenapa Flu Mudah Menyerang Saat Pancaroba?

Dilansir dari Halo Sehat, pancaroba ditandai dengan perubahan suhu dan kondisi udara yang tidak stabil. Meski begitu, menurut Neha Vyas dari Cleveland Clinic, perubahan suhu sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan seseorang sakit.

Namun, ada beberapa faktor yang membuat flu lebih mudah menyerang saat musim peralihan:

1. Virus Lebih Mudah Bertahan di Udara Dingin dan Kering

Penelitian dalam jurnal Viruses (2016) menunjukkan bahwa virus, termasuk influenza, lebih stabil dan mudah menyebar di udara dingin serta kering.

Selain itu, kondisi hidung dan tenggorokan yang kering saat pancaroba membuat virus lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

2. Daya Tahan Tubuh Menurun

Udara dingin dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, sehingga aliran sel darah putih menjadi kurang optimal. Padahal, sel darah putih berperan penting dalam melawan infeksi.

Di sisi lain, sistem imun juga bisa “teralihkan” untuk merespons alergen yang meningkat saat pergantian musim. Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terserang virus.

3. Lebih Banyak Aktivitas di Dalam Ruangan

Cuaca yang tidak menentu sering membuat orang lebih banyak berada di dalam ruangan. Tanpa disadari, kondisi ini meningkatkan risiko penularan virus, terutama jika berada di ruang tertutup bersama banyak orang.

Virus flu sendiri dapat menyebar melalui udara, kontak langsung, maupun permukaan benda yang terkontaminasi.

Gejala Flu yang Sering Muncul

Gejala flu saat pancaroba biasanya muncul 24–48 jam setelah terpapar virus. Kondisi ini umumnya berlangsung selama 3 hingga 5 hari dengan tanda-tanda seperti:

• Demam tinggi

• Sakit kepala

• Batuk dan bersin

• Hidung tersumbat

• Sakit tenggorokan

• Nyeri otot

• Kelelahan

Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera beristirahat dan mengurangi kontak dengan orang lain agar tidak menularkan virus.

Cara Mengatasi Flu Saat Pancaroba

Sebagian besar kasus flu bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, Anda bisa melakukan beberapa langkah untuk meredakan gejala, seperti:

• Mengonsumsi obat pereda flu

• Menghirup uap hangat

• Menggunakan minyak esensial

• Memperbanyak istirahat

Jika gejala tidak membaik dalam tiga hari, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba

Agar tetap fit di tengah perubahan cuaca, penting menjaga daya tahan tubuh. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

Baca Juga : MPM Honda Jatim Buka Peluang Karier Mekanik Lewat Program Bootcamp, Ajak Talenta Muda Bergabung

- Konsumsi makanan bergizi, terutama yang kaya vitamin C, vitamin B12, zat besi, dan protein

- Minum air putih yang cukup setiap hari

- Tidur 7–9 jam setiap malam

- Rutin berolahraga minimal 30 menit, 3–5 kali seminggu

- Menjaga kebersihan, seperti rajin mencuci tangan

- Menghindari menyentuh wajah dengan tangan kotor

- Menggunakan masker saat sedang flu atau merawat orang sakit

Perubahan musim memang tidak bisa dihindari, tetapi dampaknya terhadap kesehatan bisa diminimalkan. Dengan menjaga pola hidup sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh, risiko terkena flu saat pancaroba pun dapat ditekan.


Topik

Kesehatan Peralihan Musim kemarau



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan