Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

IPK Sempurna dan Riset Tajam Jadi Sorotan di Wisuda ke 78 Unisma

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

15 - Feb - 2026, 18:25

Placeholder
Para wisudawan terbaik Unisma pada wisuda periode ke 78 (foto: Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES - 581 mahasiswa resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-78 Universitas Islam Malang (Unisma). Di antara ratusan lulusan tersebut, tiga nama mencuri perhatian karena capaian akademik tertinggi sekaligus keberanian mengangkat isu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Wisuda ini menjadi periode pertama setelah Unisma dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) terbaik di Indonesia dan menempati peringkat 12 perguruan tinggi swasta nasional versi Webometrics Januari 2026. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama Unisma periode 2024 hingga 2028, dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., menegaskan capaian tersebut menjadi fondasi baru bagi lulusan.

Baca Juga : Rekomendasi Toko Jual Kue Imlek di Malang dan Surabaya

“Pemeringkatan terbaru menempatkan Unisma di posisi teratas di lingkungan PTNU dan masuk jajaran 12 besar PTS nasional. Lulusan periode ini adalah generasi pertama yang dikukuhkan setelah capaian itu diraih,” ujarnya, (15/2/2026).

Ia juga menyinggung nuansa spiritual yang menyertai wisuda karena berdekatan dengan Haul Akbar ke-44 pendiri Unisma dan momentum satu abad Nahdlatul Ulama. “Kami berharap para lulusan tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa nilai dan ruh perjuangan para pendiri,” kata dr. Erna.

Menurutnya, lulusan Unisma dibekali keseimbangan antara kecerdasan akademik dan fondasi moral. “Teknologi mungkin berkembang sangat cepat, tetapi empati dan kebijaksanaan tetap menjadi kekuatan manusia. Itu yang harus dimiliki lulusan kami,” tegasnya.

Predikat lulusan terbaik pertama jenjang sarjana diraih Sanggita Restria Rivana dari Fakultas Hukum dengan IPK 4,00. Ia meneliti pelaksanaan restitusi bagi korban kekerasan seksual di Pengadilan Negeri Kota Malang. Dalam penelitiannya, ia menemukan masih rendahnya realisasi restitusi akibat stigma terhadap korban dan minimnya pendampingan hukum.

“Regulasinya sudah ada, tetapi praktiknya belum maksimal. Banyak korban belum memahami haknya atau ragu untuk mengajukan. Saya berharap aparat lebih aktif memastikan hak tersebut benar benar terpenuhi,” ujar Sanggita.

Terbaik kedua diraih Sri Handayani Hermawan dari Program Studi Administrasi Publik dengan IPK 4,00. Ia meneliti efektivitas program Centing Pamer Kaos dalam penanganan stunting di Probolinggo. Di tengah proses penyusunan skripsi, Sri sempat kehilangan laptop yang menyimpan seluruh data penelitiannya.

“Saya harus mengulang dari awal ketika semua data hilang. Rasanya berat, tetapi saya memilih fokus dan tidak menyerah. Dukungan orang tua dan dosen membuat saya bisa menyelesaikannya tepat waktu,” ungkap Sri.

Baca Juga : Jelang Ramadan, Harga Ayam, Telur, dan Cabai Rawit Kompak Naik

Sementara itu, Zahiroh Nafiisah dari Pendidikan Agama Islam meraih predikat terbaik ketiga dengan IPK 3,98. Ia mengembangkan media pembelajaran Fiqih berbasis Mentimeter untuk meningkatkan partisipasi siswa di kelas.

“Saya melihat banyak siswa pasif ketika metode ceramah digunakan terus menerus. Dengan pendekatan interaktif, mereka lebih berani bertanya dan berdiskusi. Hasilnya, keterlibatan siswa meningkat,” jelas Zahiroh.

Selain tiga lulusan sarjana tersebut, predikat terbaik jenjang Magister diraih Nuke Isya Ramadhani, M.H., dari Magister Hukum dengan IPK 4,00. Ia menyelesaikan studi S2 dalam waktu 3,17 semester. Tesisnya mengkaji pertanggungjawaban pidana pelaku tambang atas kerugian negara akibat kerusakan lingkungan.

“Saya menelaah sejumlah kasus aktual untuk melihat bagaimana kerugian lingkungan dihitung dan dipertanggungjawabkan. Ke depan, perlu regulasi yang lebih tegas agar ada kepastian hukum sekaligus perlindungan lingkungan,” pungkas Nuke.


Topik

Pendidikan Unisma mahasiswa unisma wisuda Universitas Islam Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan