Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Prabowo Inisiasi Gerakan Gentengisasi, Dorong Rumah Tanpa Atap Seng

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Feb - 2026, 12:39

Placeholder
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JATIMTIMES - Presiden Prabowo Subianto menginisiasi gerakan nasional bertajuk gentengisasi dalam rangka mewujudkan Indonesia yang lebih indah, sehat, dan tertata. Program ini dikenalkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Gentengisasi menjadi bagian dari gerakan yang juga diluncurkan Prabowo, yakni Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Dalam forum tersebut, Prabowo menyoroti kondisi banyak wilayah di Indonesia yang menurutnya masih dipenuhi rumah-rumah beratapkan seng.

Baca Juga : Saat Candaan Jadi Cerita Abadi, Nu’aiman dan Sahabat yang Dijual di Pasar

Prabowo menyebut penggunaan seng tidak hanya membuat lingkungan terlihat kurang menarik, tetapi juga berdampak pada kenyamanan penghuni.

"Kemudian salah satu dalam rangka indah, saya lihat, saudara-saudara, semua kota, semua kota kecematan, hampir semua desa kita, sekarang maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng," kata Prabowo.

Menurutnya, seng memiliki sejumlah kelemahan, mulai dari panas hingga mudah berkarat. "Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga bekarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," ujar Prabowo, dikutip YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (3/2/2026). 

Dalam penjelasannya, Prabowo menyampaikan ambisi agar Indonesia ke depan tidak lagi dipenuhi atap seng, melainkan genteng yang dinilainya lebih sejuk dan estetis.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia," tegas Prabowo.

Ia juga menilai pembangunan industri genteng bukan hal yang sulit karena biaya pendiriannya relatif terjangkau. "Alat-alat genteng itu, pabrik genteng itu tidak mahal. Jadi nanti koperasi-koperasi merah putih akan kita lengkapi dengan pabrik genteng," jelasnya.

Prabowo menambahkan bahwa genteng bisa dibuat dari bahan baku tanah yang dicampur dengan zat lain, bahkan limbah tertentu, sehingga menghasilkan genteng yang ringan namun tetap kuat.

"Genteng itu bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan beberapa zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat," kata Prabowo.

Saat Prabowo memaparkan proyek gentengisasi, layar besar di panggung Rakornas menampilkan perbandingan kondisi rumah sebelum dan setelah menggunakan genteng.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Gelar Sosialisasi Penguatan Layanan Dunia Usaha Sahabat Anak

Prabowo pun mengajak para kepala daerah untuk ikut bergerak mempercantik wilayah masing-masing dengan mengganti atap seng menjadi genteng.

"Ini serius ya. Bupati, wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Yang mau ayo bersama kita bikin kotamu indah, bikin kecamatanmu indah, bikin desamu indah. Bagaimana?" ujar Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung bahwa rumah-rumah zaman dahulu menggunakan rumbia hingga ijuk sebagai atap, sehingga lebih sejuk dibanding seng.

Ia menegaskan tidak setuju dengan penggunaan seng karena selain panas, juga mudah berkarat. "Saya mengajak ini sangat penting, turis dari luar untuk apa dia datang melihat seng berkarat. Karat itu lambang degenerasi," ujar Prabowo.

Prabowo bahkan menargetkan dalam beberapa tahun ke depan Indonesia tak lagi dipenuhi pemandangan karat.

"Saya berharap dalam 2-3 tahun Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat adalah lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit, Indonesia harus kuat, Indonesia harus indah, rakyat kita harus bahagia!" pungkas Prabowo.


Topik

Serba Serbi Presiden RI Prabowo genteng genteng seng gentengisasi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi