Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Di Negara Ini, Salat Subuh-Magrib-Isya Waktunya Bersamaan, Puasa Hanya 1 Jam

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Mar - 2025, 20:38

Placeholder
Suasana saat berbuka puasa di Murmansk, Rusia sekitar pukul 12.00 siang. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Bayangkan jika waktu salat Subuh, Magrib, dan Isya terjadi hampir bersamaan. Kedengarannya mustahil, bukan? Namun, hal ini benar-benar terjadi di Murmansk, Rusia, yang terletak di ujung utara bumi. 

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram pemandu wisata asal Indonesia bernama Lalu Satria Malaca membagikan momen unik tersebut. “Oke Bapak Ibu, yang beragama muslim sekarang sudah masuk waktu salat Subuh, Magrib, dan Isya di waktu bersamaan ya,” ucap Lalu, dikutip Senin (3/3/2025). 

Baca Juga : Dua Bulan Deflasi, Waspada Inflasi Jatim Meroket saat Ramadan

Adapun Murmansk mengalami fenomena alam yang dikenal sebagai polar night atau malam kutub, di mana matahari tidak terbit sama sekali selama sebulan penuh saat musim dingin. Akibatnya, durasi siang menjadi sangat singkat dan berpengaruh pada jadwal salat serta puasa bagi umat Muslim di sana. 

Dalam beberapa sumber, disebutkan bahwa di bulan Desember 2024, selisih antara waktu Zuhur dan Asar hanya sekitar 10 menit. Bahkan, Magrib bisa datang hanya satu menit setelah Asar. Saking cepatnya pergantian waktu, salat Subuh dan Magrib pun bisa terjadi hampir bersamaan. 

Hal ini juga dibuktikan dalam video Lalu yang menunjukkan suasana Magrib di Murmansk pada pukul 12 siang. Bayangkan jika waktu puasa hanya berlangsung satu jam. 

Karena kondisi geografisnya, Murmansk menjadi salah satu tempat dengan durasi puasa paling singkat di dunia. Dalam video yang sama, sang kreator juga berbagi pengalaman berpuasa di sana. 

“Hari ini saya sedang berpuasa, ini tapi bukan mau pamer puasanya. Saya mau pamer buka puasa, cuma satu jam-an aja. Saya tadi sahur satu jam yang lalu, sekarang sudah berbuka,” ujar Lalu. 

Baca Juga : Fadhillah Salat Tarawih Malam ke-4 dan 5 Bulan Ramadan

Lalu juga mengaku pernah mengalami puasa hanya dalam waktu satu jam di Murmansk. Dalam unggahannya di Instagram @lalusatriamalaca, ia menjelaskan bahwa fenomena ini memang dipengaruhi oleh letak geografis Murmansk yang berada di dekat kutub utara. 

Banyak yang bertanya, mengapa durasi puasa di setiap negara bisa berbeda-beda? Berikut beberapa faktornya:

• Dipengaruhi oleh Gerak Bumi
Durasi puasa dihitung sejak terbitnya fajar hingga matahari terbenam. Negara yang berada di garis khatulistiwa, seperti Indonesia, memiliki durasi puasa yang stabil, sekitar 12-14 jam. Sementara itu, di wilayah ekstrem seperti Islandia, Norwegia, atau Rusia bagian utara, durasi puasa bisa jauh lebih panjang atau sangat singkat. 

• Fenomena Malam Kutub dan Siang Kutub
Saat musim dingin, Murmansk mengalami malam kutub, di mana matahari tidak terbit sama sekali. Sebaliknya, saat musim panas terjadi midnight sun, di mana matahari bersinar selama 24 jam penuh. Hal ini membuat perbedaan durasi puasa menjadi sangat mencolok di beberapa negara. 

Fenomena ini menunjukkan bagaimana perbedaan geografis dapat memengaruhi ibadah umat Muslim di berbagai belahan dunia. Bagi yang penasaran ingin merasakan pengalaman berpuasa hanya dalam satu jam, Murmansk bisa jadi destinasi unik yang layak dikunjungi. 


Topik

Serba Serbi Murmansk Rusia waktu salat puasa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni