Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Dipimpin Mas Ibin, Kota Blitar Borong Dua Penghargaan Kemendagri di Bidang Pendidikan dan Lingkungan

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

29 - Aug - 2026, 07:08

Placeholder
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan penghargaan kepada Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin (Mas Ibin) dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026). Kota Blitar meraih peringkat kedua kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dengan nilai apresiasi Rp1,5 miliar.(Foto: Diskominfotik Kota Blitar)

 

JATIMTIMES – Kota Blitar memborong dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, kota berjuluk Bumi Bung Karno itu meraih peringkat kedua pada dua kategori sekaligus: akses penduduk terhadap layanan pendidikan serta pengelolaan sampah dan lingkungan asri.

Penghargaan diserahkan dalam acara yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (28/8/2026). Masing-masing capaian disertai nilai apresiasi Rp1,5 miliar. Dengan dua penghargaan tersebut, Kota Blitar memperoleh total apresiasi senilai Rp3 miliar.

Baca Juga : Polres Malang Jalin Sinergi dengan Ojol, Cegah Driver Jadi Sasaran Kriminal dan Penyelundupan Narkoba

Capaian itu terbilang kompetitif. Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali diikuti tujuh provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota. Pemerintah daerah dinilai melalui sejumlah kategori untuk mengukur kinerja, inovasi, serta konsistensi menghadirkan pembangunan dan pelayanan publik yang berdampak bagi masyarakat.

Mas Ibin mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif, mulai dari perangkat daerah hingga masyarakat. Ia menyebut capaian di bidang pendidikan dan lingkungan memiliki arti penting karena keduanya bersentuhan langsung dengan kualitas hidup warga.

“Alhamdulillah, Kota Blitar mendapat dua penghargaan sekaligus. Ini bukan hanya tentang peringkat, tetapi pengakuan terhadap kerja bersama yang selama ini kita lakukan. Pendidikan harus semakin mudah diakses masyarakat, sementara lingkungan yang bersih dan sehat harus menjadi bagian dari kualitas hidup warga Kota Blitar,” kata Mas Ibin.

Menurut dia, penghargaan dari Kemendagri juga menjadi evaluasi sekaligus pemantik bagi Pemkot Blitar untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Pemerintah, kata Mas Ibin, tidak boleh menjadikan penghargaan sebagai tujuan akhir.

Prestasi Jadi Energi Memperkuat Pelayanan Publik

Ibin

Mas Ibin menegaskan, hasil pembangunan pada akhirnya harus diukur dari manfaat yang diterima masyarakat. Karena itu, Pemkot Blitar akan melanjutkan penguatan akses dan kualitas pendidikan sekaligus mendorong pengelolaan sampah serta lingkungan secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini kami jadikan energi untuk bekerja lebih baik. Tugas kami setelah menerima apresiasi justru semakin besar. Prestasi harus diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin berkualitas dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Mas Ibin juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pemkot Blitar, tenaga pendidik, petugas lapangan, komunitas, serta masyarakat yang terlibat dalam pembangunan daerah.

Baca Juga : Pemkab Tulungagung Terus Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Tuntas Sekolah Jadi Target Utama

“Terima kasih kepada semua pihak yang bahu-membahu, bersama-sama bekerja keras membangun Kota Blitar tercinta. Kolaborasi ini harus terus kita jaga untuk mewujudkan Kota Blitar yang maju, sehat dan sejahtera menuju kota masa depan,” kata dia.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan kinerja pemerintah daerah berkaitan erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya.

“Kinerja yang baik pada akhirnya akan berbuah kepercayaan publik. Jika tata kelola pemerintahan bagus, masyarakat akan menilai positif pemimpinnya,” kata Tito.

Menurut Tito, penghargaan bukan satu-satunya tujuan dalam apresiasi tersebut. Kepala daerah yang belum memperoleh penghargaan tetap didorong untuk meningkatkan kinerja dan melakukan perbaikan.

Bagi Kota Blitar, dua penghargaan tersebut menjadi modal untuk melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada kualitas manusia dan lingkungan. Akses pendidikan menjadi fondasi peningkatan sumber daya manusia, sedangkan pengelolaan sampah dan lingkungan asri menopang terwujudnya kota yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.

Dua capaian itu sekaligus mempertegas arah pembangunan Kota Blitar di bawah kepemimpinan Mas Ibin. Prestasi tidak berhenti pada pengakuan, tetapi harus bermuara pada pelayanan publik dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Dua penghargaan ini bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana setiap capaian pembangunan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin terus bekerja bersama untuk mewujudkan Kota Blitar yang maju, sehat dan sejahtera menuju kota masa depan,” pungkas Mas Ibin.


Topik

Pemerintahan Pemkot Blitar Kota Blitar penghargaan Kota Blitar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan