Wali Kota Mas Ibin Luncurkan Program 'Berkah Bumil', Kota Blitar Menuju Zero Stunting
Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Nurlayla Ratri
20 - May - 2026, 15:27
Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin didampingi Ketua TP PKK Kota Blitar Kharisa Rizki Umami Muhibbin dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar dr Dissie Laksmonowati Arlini berfoto bersama para ibu hamil di acara peluncuran Program Pemberian Telur Sehat Ibu Hamil “Berkah Bumil” di Puskesmas Kepanjen Kidul, Rabu (20/5/2026). (Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)
JATIMTIMES - Pemerintah Kota Blitar terus memperkuat langkah pembangunan sumber daya manusia sejak dini melalui sektor kesehatan. Upaya itu diwujudkan lewat peluncuran Program Pemberian Telur Sehat Ibu Hamil “Berkah Bumil” sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan stunting menuju target zero stunting di Kota Blitar.
Program tersebut resmi diluncurkan Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin dalam kegiatan Sosialisasi Program Pemberian Telur Sehat Ibu Hamil “Berkah Bumil” di Kota Blitar, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Kepanjen Kidul tersebut dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar dr Dissie Laksmonowati Arlini beserta jajaran, kepala OPD terkait, camat dan lurah se-Kota Blitar, kader posyandu, tenaga kesehatan, Tim Penggerak PKK, serta para ibu hamil perwakilan dari tiga kecamatan di Kota Blitar.
Dalam sambutannya, Mas Ibin menegaskan bahwa masa depan Kota Blitar tidak hanya dibentuk dari pendidikan di ruang kelas, tetapi dimulai sejak anak masih berada di dalam kandungan. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan ibu hamil menjadi bagian penting dalam pembangunan generasi masa depan.
“Anak-anak kita tidak membawa masa depan yang cerah hanya dari ruang kelas, melainkan sejak mereka masih berada di dalam kandungan. Masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa emas yang akan menentukan kualitas generasi penerus Kota Blitar di masa depan,” kata Mas Ibin.
Menurutnya, dari ibu hamil yang sehat dan tercukupi gizinya akan lahir generasi yang kuat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan. Karena itu, Pemerintah Kota Blitar meluncurkan Program Berkah Bumil sebagai salah satu program prioritas daerah.
Mas Ibin menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah agar ibu hamil di Kota Blitar mendapatkan asupan protein dan gizi yang cukup selama masa kehamilan. Melalui program itu, Pemkot Blitar memberikan tambahan asupan berupa telur dan susu bagi ibu hamil.
“Kita ingin anak-anak Kota Blitar lahir dalam kondisi sehat, tumbuh kuat, cerdas, dan terhindar dari risiko stunting sejak dini. Karena masa depan Kota Blitar juga dimulai dari generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program Berkah Bumil juga menjadi implementasi langsung dari misi pembangunan Kota Blitar tahun 2025-2029, khususnya dalam pengembangan potensi pemuda dan perempuan sebagai generasi emas yang cerdas dan berkarakter.
Menurut Mas Ibin, pembangunan kualitas generasi tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan dan kesehatan ibu hamil. Sebab, perempuan menjadi fondasi lahirnya generasi penerus bangsa.
“Perempuan adalah tiang negara, rahim tempat lahirnya peradaban. Dengan menjaga kesehatan ibu hamil melalui program ini, kita sedang memberdayakan perempuan Blitar agar melahirkan dengan selamat dan sehat,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, anak yang lahir dari ibu dengan kecukupan gizi akan memiliki perkembangan otak yang lebih optimal serta lebih siap menghadapi persaingan di masa mendatang.
Mas Ibin juga mengingatkan bahwa upaya mencetak generasi emas tidak akan tercapai apabila masih ada ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi. Karena itu, intervensi pemerintah harus dilakukan sejak awal kehamilan.
“Program Berkah Bumil menjadi langkah nyata Pemerintah Kota Blitar untuk menjaga kesehatan ibu dan memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan kuat sejak dalam kandungan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Mas Ibin turut meminta seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan dan kader kesehatan ikut mengawal pelaksanaan program secara maksimal.
Ia menekankan distribusi bantuan harus tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat kualitas agar tidak ada ibu hamil di Kota Blitar yang terlewat mendapatkan layanan.
“Saya minta program ini dikawal dengan ketat. Jangan sampai ada ibu hamil di Kota Blitar yang terlewatkan. Karena kesehatan ibu dan anak adalah bagian penting dari masa depan Kota Blitar,” ujar Mas Ibin.
Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting
Usai kegiatan, Mas Ibin menjelaskan Program Berkah Bumil menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Blitar dalam mendukung visi “Kota Blitar Maju, Sehat, Menuju Kota Masa Depan”.
Menurutnya, prioritas utama program tersebut adalah mempercepat penurunan angka stunting melalui intervensi gizi sejak masa kehamilan.
“Ini langkah intervensi Pemkot Blitar. Sejak ibu hamil, langsung diberikan tambahan asupan gizi berupa telur dan susu,” katanya.
Mas Ibin menyebutkan, setiap ibu hamil akan menerima bantuan telur sekitar satu kilogram setiap minggu atau setara empat kilogram dalam sebulan. Dalam praktiknya, ibu hamil dianjurkan mengonsumsi minimal dua butir telur setiap hari.
“Keinginan kita Kota Blitar zero stunting. Karena targetnya zero, maka pemerintah memfasilitasi berupa asupan makan telur minimal dua telur sehari, kemudian tambahan susu juga,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, angka stunting di Kota Blitar saat ini mengalami penurunan cukup signifikan. Dari sebelumnya berada di angka 17 persen, kini turun menjadi 5,8 persen.
“Tahun ini stunting turun dari 17 persen ke 5,8 persen. Makanya kita ingin targetnya zero. Karena itu kita betul-betul lakukan intervensi dengan program-program pemerintah,” tandasnya.
Distribusi Dikawal hingga Tingkat Kelurahan
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar dr Dissie Laksmonowati Arlini mengatakan Program Berkah Bumil merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Blitar terhadap kesehatan generasi masa depan.
Menurutnya, stunting menjadi program strategis nasional yang harus dituntaskan seluruh pemerintah daerah, termasuk Kota Blitar.
“Pak Wali Kota berharap generasi di Kota Blitar menjadi generasi yang sehat. Karena itu Program Berkah Bumil ditetapkan sebagai program prioritas daerah,” ujar dr Dissie.
Ia menjelaskan, setiap ibu hamil yang berdomisili di Kota Blitar akan mendapatkan tambahan makanan berupa telur dan susu selama masa kehamilan.
“Telur diberikan minimal dua butir setiap hari agar ibu hamil mendapatkan gizi yang maksimal. Selain itu ada tambahan susu sebanyak lima kali selama kehamilan,” jelasnya.
Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Dinas Kesehatan melakukan pendataan berbasis domisili melalui puskesmas dan kelurahan.
Distribusi bantuan dilakukan dua tahap setiap bulan, yakni pada minggu pertama dan minggu ketiga. Bantuan akan didistribusikan langsung ke masing-masing kelurahan melalui puskesmas pembantu atau pustu.
“Di situ ada kader pendamping, bidan, dan petugas yang memastikan ibu hamil mendapatkan Berkah Bumil. Jadi bukan hanya mengambil bantuan, tetapi juga dilakukan pemeriksaan kehamilan ANC terpadu, edukasi, dan konseling,” katanya.
dr Dissie menyebut jumlah penerima program bersifat fluktuatif karena dipengaruhi kelahiran, perpindahan domisili, maupun data ibu hamil baru.
“Pendataan April kemarin ada 466 ibu hamil. Kemudian Mei ini ada yang melahirkan, ada yang baru, ada yang pindah domisili, sehingga saat ini tercatat 441 ibu hamil,” jelasnya.
Melalui Program Berkah Bumil, Pemerintah Kota Blitar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu hamil dan pemenuhan gizi semakin meningkat. Program tersebut juga diharapkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat kualitas generasi masa depan sekaligus mempercepat terwujudnya Kota Blitar zero stunting.
Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :
Silahkan tekan Install. Jika tidak muncul pesan pop up, artinya aplikasi Nganjuk Times News sudah terinstall pada perangkat anda. Silahkan buka di menu utama hp atau desktop anda.
Wali Kota Mas Ibin Luncurkan Program 'Berkah Bumil', Kota Blitar Menuju Zero Stunting - Nganjuk Times
Deprecated: Constant E_STRICT is deprecated since 8.4, the error level was removed in /www/wwwroot/daerah3.jatimtimes.my.id/system/core/Exceptions.php on line 76
A PHP Error was encountered
Severity: 8192
Message: Creation of dynamic property CI_URI::$config is deprecated