JATIMTIMES - Antusiasme penonton terlihat membuncah saat pemutaran spesial film Kupilih Jalur Langit yang digelar di Cinepolis, Malang Town Square, Minggu (12/4/2026). Sejak sebelum acara dimulai, ratusan pengunjung telah memadati area bioskop untuk mengikuti nonton bareng yang sekaligus menghadirkan para pemain film secara langsung.
Kehadiran Zee Asadel yang memerankan Amira, bersama Emir Mahira, Ratu Rafa, dan Neneng Wulandari langsung disambut meriah. Sorakan hingga teriakan histeris penggemar menggema, menambah semarak suasana di dalam bioskop serta Gala Premiere.

Tak hanya euforia bertemu idola, suasana di dalam studio pun berubah menjadi penuh emosi ketika film mulai diputar. Beberapa penonton tampak larut dalam alur cerita, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata saat konflik rumah tangga yang diangkat dalam film yang diadaptasi dari kisah nyata viral karya Eliza Sifa mulai mencapai puncaknya.
Baca Juga : Kebakaran Toko Petshop di Kota Batu, Diduga Korsleting Neon Box
Film produksi MD Pictures ini memang menyuguhkan kisah yang dekat dengan realita, mengangkat dinamika pernikahan yang jarang diungkap secara terbuka. Cerita berfokus pada Amira, seorang santriwati yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah menikah dengan sosok yang selama ini ia kagumi.
Menariknya, Kota Malang dan Kota Batu dipilih sebagai lokasi pemutaran perdana sebelum film ini tayang secara luas. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab hampir seluruh proses produksi dilakukan di sana, termasuk pengambilan gambar di lingkungan pendidikan seperti Universitas Muhammadiyah Malang yang memperkuat nuansa cerita.
Di balik layar, para pemain mengaku menghadapi tantangan tersendiri selama proses produksi. Zee Asadel, misalnya, harus beradaptasi dengan dialek Jawa Timur demi mendalami karakternya.
“Persiapan syuting cukup singkat dan kami harus belajar logat Jawa. Sejujurnya kita sudah berusaha sekeras mungkin belajar bahasa Jawa dan logatnya,” ungkap Zee.

Ia juga menyadari bahwa hasilnya mungkin belum sempurna di telinga penonton lokal. “Jujur, maaf karena kita bukan orang Malang, jadi maaf kalau logatnya masih terdengar aneh dan salah di telinga penonton lokal. Tapi kami benar-benar totalitas dalam mendalaminya,” tambahnya.
Sementara itu, Emir Mahira berperan sebagai Furqon menilai film ini tidak sekadar menyuguhkan drama, tetapi juga sarat pesan kehidupan, terutama dalam hubungan rumah tangga.
“Satu, komunikasi dalam sebuah hubungan itu sangat penting, baik antar suami istri maupun teman. Kadang ada hal yang susah, tetapi tetap harus dikomunikasikan,” jelas Emir.
Baca Juga : Explore Desa Gunungsari di Kota Batu: Wisata Susu, Mawar, hingga Alam Sejuk
Ia juga menekankan pentingnya nilai spiritual dalam menghadapi persoalan hidup. “Setelah kita berikhtiar, harus ikhlas. Otak kita sebagai manusia sangat terbatas, percayalah hanya Allah yang paling tahu dan melakukan yang terbaik bagi kita,” tuturnya.
Respons positif juga datang dari penonton. Salah satunya, Vino, yang mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari film tersebut.
“Ada beberapa bagian yang relate dan bisa jadi pembelajaran, apalagi buat saya yang sedang mempersiapkan diri ke jenjang pernikahan,” terang Vino usai menyaksikan film di bioskop.
Sedang, Kupilih Jalur Langit adalah film drama religi (rilis 23 April 2026) garapan MD Pictures yang diangkat dari kisah nyata viral Eliza Sifa. Berkisah tentang Amira (Zee Asadel), santriwati yang menikah dengan ustadz impiannya, Furqon (Emir Mahira). Namun, pernikahan mereka dingin karena Furqon belum bisa melupakan masa lalunya.
