Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Cuaca Ekstrem Ancam Bojonegoro, Sri Wahyuni Desak Mitigasi Khusus Lumbung Energi dan Pangan

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Yunan Helmy

10 - Apr - 2026, 13:08

Placeholder
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Sri Wahyuni ketika memimpin rapat paripurna.

JATIMTIMES – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Sri Wahyuni menyoroti ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu stabilitas sektor strategis di Kabupaten Bojonegoro. Wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai lumbung energi sekaligus salah satu penopang utama ketahanan pangan di Jatim.

Menurut Sri Wahyuni, perubahan cuaca yang semakin tidak menentu harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pasalnya, Bojonegoro tidak hanya bergantung pada sektor migas, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam produksi pertanian, khususnya padi.

Baca Juga : WFH Tiap Jumat, ASN Pemkot Surabaya Tetap Dikejar Target dan Dipantau Ketat

“Bojonegoro memiliki posisi strategis sebagai lumbung energi dan pangan. Ketika cuaca ekstrem terjadi, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari produksi pertanian hingga aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Legislasi Fraksi Partai Demokrat ini menjelaskan bahwa potensi banjir akibat curah hujan tinggi maupun kekeringan saat musim kemarau dapat mengganggu siklus tanam petani secara signifikan. Di sisi lain, infrastruktur penunjang sektor energi juga tidak luput dari risiko gangguan akibat kondisi cuaca yang ekstrem.

Guna menghadapi tantangan tersebut, Sri Wahyuni mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui mitigasi bencana yang lebih terintegrasi. Hal ini mencakup penguatan sistem peringatan dini, normalisasi sungai, hingga perbaikan infrastruktur irigasi.

Selain perbaikan fisik, ia menekankan pentingnya pendampingan bagi para petani agar mampu beradaptasi dengan perubahan iklim, termasuk penggunaan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem.

Sri Wahyuni berharap, dengan langkah mitigasi yang tepat, Bojonegoro tetap mampu mempertahankan perannya sebagai daerah strategis yang menopang kebutuhan energi dan pangan di Jawa Timur, meskipun di tengah ancaman perubahan iklim yang kian nyata.

Baca Juga : Jemaah Haji Jatim Mulai Berangkat 22 April 2026, Ini Jadwal Lengkap hingga Kepulangan

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap sektor-sektor produktif harus menjadi prioritas utama agar dampak bencana tidak meluas ke sektor ekonomi lainnya.

“Langkah antisipatif harus diperkuat, jangan sampai kita hanya bersikap reaktif setelah terjadi bencana. Perlindungan terhadap petani dan keberlanjutan sektor energi harus berjalan beriringan,” tegasnya.

 


Topik

Pemerintahan DPRD Jatim Sri Wahyuni cuaca ekstrem Bojonegoro lumbang pangan dan energi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Nganjuk Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan