Gandeng TNI-AL, Bupati Sanusi Operasionalkan Kapal Cepat Rescue dari BNPB | Nganjuk TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Gandeng TNI-AL, Bupati Sanusi Operasionalkan Kapal Cepat Rescue dari BNPB

Sep 21, 2022 11:37
Uji coba kapal cepat rescue milik BPBD Kabupaten Malang di perairan Malang Selatan.(Foto: Istimewa).
Uji coba kapal cepat rescue milik BPBD Kabupaten Malang di perairan Malang Selatan.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah mengoperasikan kapal cepat evakuasi yang merupakan pemberian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kapal cepat evakuasi tersebut sebenarnya sudah diberikan sejak 4 tahun lalu, dan baru dapat dioperasikan tahun 2022 ini karena keterbatasan sumber daya. 

Bupati Malang, HM. Sanusi mengatakan dalam pengoperasian kapal cepat tersebut, melalui BPBD, Pemkab Malang akan bekerja sama dengan pihak TNI-AL. Apalagi dari catatannya, Kabupaten Malang juga berbatasan dengan wilayah kelautan dengan luas wilayah mencapai 130 km².

Baca Juga : Perkantoran dan Rumah di Kabupaten Malang Akan Pakai Solar Cell, Bupati Sanusi Sebut Program Kementeriannya Luhut

"Kita kan ini sudah punya armada, jadi nanti akan kerjasama dengan TNI-AL, serah terimanya nanti akan dilakukan tanggal 27 September (2022)," ujar Sanusi, Rabu (21/9/2022).

Sanusi mengatakan, untuk mengoperasikan kapal tersebut, biaya operasionalnya akan dianggarkan melalui BPBD Kabupaten Malang. Sementara personel TNI-AL rencananya akan dilibatkan sebagai operator dan nahkoda saat kapal cepat itu dioperasikan. 

"Nanti biaya operasionalnya dari BPBD (Kabupaten Malang) dan TNI-AL nanti akan sebagai operator dan nahkodanya," tegas Sanusi.

Sebelum dioperasionalkan, kapal tersebut telah diujicoba pada Senin (19/9/2022) lalu. Kepala BPBD Kabupaten Malang, Nur Fuad Fauzi mengatakan, pengoperasian kapal tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Malang HM. Sanusi. 

"Sebelumnya kan nongkrong di BPBD, lalu kemarin Pak Bupati meminta agar dioperasikan. Lalu kita uji cobakan. Kita kerjasama dengan Angkatan Laut untuk mengangkut dan mengujicobanya. Kami uji coba semua, hingga speed nya kita maksimalkan dan segala macam," ujar Fuad kepada JatimTIMES. 

Uji coba kapal cepat rescue milik BPBD Kabupaten Malang di perairan Malang Selatan.(Foto: Istimewa).

Fuad mengatakan, kapal cepat tersebut nantinya akan difungsikan untuk memperkuat kesiapsiagaan kebencanaan di wilayah perairan Malang Selatan. Untuk itu pihaknya juga menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan, termasuk kesiapan personel BPBD. 

Baca Juga : Lantik Puluhan Pejabat Struktural, Mas Dhito Tekankan Kedisiplinan dan Keikhlasan Bekerja

 

"Nanti akan ada 3 personel yang akan kami latih. Sebenarnya kan sudah bisa, tapi untuk hal kesiapsiagaan bencana di wilayah perairan, evakuasi, kan masih perlu pelatihan khusus," terang Fuad. 

Sementara itu, melihat kondisi geografis Kabupaten Malang yang sebagian wilayahnya berbatasan dengan perairan, Fuad menilai kapal cepat tersebut memang diperlukan. Sebab dengan kondisi tersebut, memang kerap terjadi peristiwa laka air atau kebencanaan yang membutuhkan evakuasi di wilayah perairan. 

"Yang jelas kan untuk mempercepat proses evakuasi, wilayah kita kan ada potensi tsunami, banyaknya wisatawan biasanya juga ada laka air. Kalau untuk patroli, sementara ini kan kita bersama TNI AL, dan kita parkirkan di sana, kalau memang diperlukan untuk patroli oleh TNI AL ya silahkan," pungkasnya.

Sebagai informasi, bodi kapal cepat evakuasi milik BPBD terbuat dari polytheline dan fiberglass. Panjangnya sekitar 6,2 meter dan lebar 1,85 meter. Sedangkan, tinggi lambung kapal adalah 0,8 meter. Kapal berwarna oren tersebut juga dilengkapi pagar dari stainless steel. Mesin adalah merek Mercury 4 tak 150 PK atau tenaga kuda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
BPBD Kabupaten Malang Sanusi

Berita Lainnya