Polemik Kudeta Demokrat Memanas, Istana Tegur Moeldoko | Nganjuk TIMES

Polemik Kudeta Demokrat Memanas, Istana Tegur Moeldoko

Feb 06, 2021 08:32
Moeldoko (Foto: Tempo)
Moeldoko (Foto: Tempo)

INDONESIATIMES- Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mendapat teguran dari Istana terkait dugaan kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat. Isu tersebut rupanya membuat Presiden Joko Widodo bereaksi.  

Diketahui, Jokowi telah menegur Moeldoko atas kegaduhan yang ditimbulkannya itu. Teguran dari Jokowi itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief.  

Baca Juga : Misi Balas Dendam The Penthouse Season 2, Bakal Bertabur Kameo Bintang Papan Atas Nih

Andi lantas berharap jika ke depan Moeldoko tak mengusik kembali Partai besutan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Ydhoyono (SBY) itu. Kabar itu disampaikan Andi melalui akun Twitternya @Andiarief__, Jumat (5/2/2021).  

"KSP Moeldoko sudah ditegur Pak Jokowi. Mudah-mudahan tidak mengulangi perbuatan tercela terhadap Partai Demokrat," kata Andi.  

Di sisi lain, ia juga menyindir beberapa kader senior Demokrat yang diketahui mendukung Moeldoko. Andi menilai jika langkah mereka adalah sebagai sisa feodalisme.  

"Buat beberapa senior partai yang kecewa dan kurang legowo dipimpin generasi muda (AHY), kami maklumi. Itu sisa-sisa feodalisme, tugas partai untuk mendidik," lanjutnya. 

Namun, terkait teguran dari Jokowi, Moeldoko sendiri belum buka suara. Seperti diketahui, Moeldoko diduga telah berencana mengkudeta jabatan Ketum Partai Demokrat AHY melalui mekanisme Kongres Luar Biasa (KLB).  

Baca Juga : Anies Baswedan Bertemu Prabowo Subianto, Ternyata ini yang Dibahas

Hal ini disampaikan AHY melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta pada Senin (1/2/2021) lalu.

Ia menyebut ada gerakan inkonstitusional yang ingin merebut paksa Partai Demokrat oleh orang di lingkaran Presiden Jokowi. Bahkan, suami dari Annisa Pohan ini sudah mengirim surat kepada Jokowi perihal dugaan kudeta tersebut. Hal ini tentunya menjadi sebuah polemik yang memanas dan membuat beberapa pihak turut angkat bicara hingga muncul pro kontra terhadap AHY dan Moeldoko.

Topik
kudeta demokrat isu moeldoko kudeta demokrat moeldoko AHY Partai Demokrat

Berita Lainnya