Dosen Teknik Elektro Polinema Lakukan Penelitian 3D Printing | Nganjuk TIMES

Dosen Teknik Elektro Polinema Lakukan Penelitian 3D Printing

Feb 03, 2021 20:15
Dosen Jurusan Teknik Elektro, Dr Budhy Setiawan BSEET MT yang memperlihatkan hasil 3d printing dalam ukuran kecil (ist)
Dosen Jurusan Teknik Elektro, Dr Budhy Setiawan BSEET MT yang memperlihatkan hasil 3d printing dalam ukuran kecil (ist)

MALANGTIMES - Berawal dari mimpinya untuk membuat sebuah kapal renewable energy, Dr Budhy Setiawan BSEET MT bekerja sama dengan tim dosen Politeknik Negeri Malang (Polinema) melakukan pengembangan penelitian tentang 3D printing berukuran besar.

Untuk diketahui, 3D printing merupakan sebuah alat yang dapat membuat objek dalam bentuk nyata sesuai dengan gambar model 3D dengan menggunakan software computer-aided design (CAD).

Baca Juga : Viral Foto Lawas Aldebaran "Ikatan Cinta" saat Kuliah, Ternyata Arya Saloka Mahasiswa UM

 

Pengembangan yang dilakukan ini menjadi sebuah teknologi yang menopang dalam sistem industri 4.0. Hal ini menjadi sesuatu yang menggembirakan, mengingat pada volume 3D printing yang selama ini ada, masih berukuran kecil.

Namun dengan pengembangan yang dilakukan, sudah bukan mustahil lagi membuat sebuah objek 3D dengan volume yang besar.  Bahan baku pembuatan produk 3D saat ini memanfaatkan bahan hasil daur ulang plastik wadah pelumas yang kedepannya bisa dikembangkan menggunakan bahan baku logam.

“Pada umumnya volume 3D printing berukuran kecil, pada penelitian ini kami membuat dengan volume yang besar yaitu 2 meter x 2 meter x 2 meter dan sudah berhasil. Penelitian ini merupakan salah satu inovasi di Polinema dan melalui teaching factory, alat ini dapat diproduksi untuk internal Polinema dan nantinya juga bisa diproduksi secara masal oleh Polinema” kata dosen Jurusan Teknik Elektro (JTE) ini.

Penelitian ini telah sejak Januari 2020 lalu dimulai. Awalnya dalam pelaksanaan penelitian, melibatkan 12 mahasiswa Jurusan Teknik Elektronika jenjang D-IV dan magister terapan. Mereka kemudian dibagi dalam bidang penelitian masing-masing. Namun saat ini, beberapa mahasiswa tersebut telah lulus dan dilanjutkan oleh adik kelasnya.  

“Kami sangat mengapresiasi para mahasiswa yang antusias dan giat belajar tentang 3D printing. Mereka awalnya tidak mengenal 3D printing, kemudian dilaksanakan pelatihan terkait 3D printing selama empat hari. Para mahasiswa itu telah dibagi bidang penelitiannya, sehingga untuk mendalami ilmunya mereka mencari informasi di internet dan pada saat pelatihan mereka wajib mempunyai lima pertanyaan,” ujarnya.

Baca Juga : Jusuf Hamka Beber Kekuatan Sedekah di Webinar UIN Maliki Malang

 

Selain penelitian 3D printing ini, penelitian yang juga dilakukan oleh JTE lainnya adalah tentang desain dan kontrol ekstruder plastik HDPE untuk Pencetakan 3D dengan Metode Pengumpanan Pelet Plastik. Kedua penelitian ini sudah terbit di IOP pada pelaksanaan ATASEC 2020, telah mendapatkan HAKI dan akan dipatenkan pada tahun 2021.

“Negara kita memiliki wilayah laut yang luas, kami berharap, melalui penelitian ini mimpi kami untuk membuat kapal renewable energy bisa terwujud dan dapat membantu kebutuhan nelayan di Indonesia,” pungkasnya.

Topik
Polinema Malang

Berita Lainnya