Rektor UIN Malang (dua dari kanan) usai melakukan pengkukuhan terhadap tiga guru besar baru dari Fakultas Saintek (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor UIN Malang (dua dari kanan) usai melakukan pengkukuhan terhadap tiga guru besar baru dari Fakultas Saintek (Foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, mengukuhkan tiga guru besar baru di Fakultas Sains dan Teknologi. Ketiga guru besar tersebut yakni, Prof Dr Turmud M.Si Guru Besar Bidang Pendidikan Matematika, Prof. Dr Retno Sulistyowati. M.Si Guru Besar Bidang Ilmu Biologi, dan Prof. Dr. Agung Sedayu, M.T Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Sipil Management Konstruksi. 

Rektor UIN Maliki Malang, Prof Abdul Haris mengungkapkan, jika hari ini Selasa (12/1/2020), merupakan hari yang membahagiakan, dimana tiga orang guru besar dari Fakultas Sains dan Teknologi dikukuhkan.

Baca Juga : Kukuhkan Pengurus DPKM, Ini Harapan Wali Kota Sutiaji

"Tiga orang ini merupakan orang yang expert pada bidangnya masing-masing. Dan ini menjadi kebanggaan dari UIN Maulana Malik Ibrahim," ungkapnya ditemui usai pengkukuhan.

Lebih lanjut dijelaskannya, dengan dikukuhkan tiga guru besar ini, semakin menambahkan jumlah guru besar yang ada di UIN Maliki Malang yang saat ini menjadi 25. Hal ini tentunya akan semakin memperkuat kelembagaan UIN Malang.

"Guru besar ini penting dalam rangka memperkuat kelembagaan UIN Malang," jelas Rektor yang gemar menulis puisi ini.

Untuk itu, dilanjutkannya, kedepan pada masing-masing minimal akan ada satu guru besar. Sehingga dalam pengelolaan dan penguatan lembaga akan semakin lebih bagus dan kuat

"Mudah-mudahan ini semua akan mensupport UIN Malang menjadi lebih baik. Sekarang ada 25 guru besar di UIN Malang yang sebetulnya ini SK nya 2020, pengukuhannya 2021," jelasnya.

Disampaikannya juga, jika selama periode kepemimpinannya, 16 orang telah menjadi guru besar, dimana tiga diantaranya dikukuhkan hari ini. Namun ia menyebutkan, jika jumlah guru besar yang ada nantinya dalam waktu dekat akan segara bertambah.

"Ini diantara 16 orang di periode saya yang jadi Guru Besar. Insyaallah dalam waktu dekat empat atau lima lagi. Guru Besar ini penting sebagai pengembangan SDM dalam rangka memperkuat lembaga UIN Malang," terangnya.

Baca Juga : UIN Maliki Malang Keluarkan Surat Edaran, Ada 13 Ketetapan terkait Situasi Pandemi Terkini

Sementara itu, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas memberikan ucapan selamatnya atas pengkukuhan tiga guru besar di UIN Maliki Malang. Dalam sambutannya yang dilakukan secara daring, pihanya mengatakan agar pengkukuhan ini menjadi awal yang baik dan penanda akan tanggung jawab yang besar mengembangkan ilmu pengetahuan sesuai bidang masing-masing untuk meningkatkan kesejahteraan manusi dan alam raya.

" Kita berharap kapasitas  dan kompetensi dosen yang ada yang dilingkungan PTKI juga didominasi dosen-dosen yang berkualitas tinggi, menjadi guru besar berarti menjadi sumber dan referensi ilmuwan yang kredibel mengenai produk-produk akademik otoritatif dan keteladanan moral yang tinggi," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengungkapkan rasa terimakasihnya atas pengukuhan tiga guru besar yang artinya menambah spirit bagi tumbuhnya tradisi dan budaya keilmuan. Melalui pengukuhan ini pula, diharapkan dapat mendorong dosen-dosen yang lain untuk terus meningkatkan produktivitas akademik, sehingga kelak dapat memperoleh capaian yang sama.

"Saya mendorong agar setiap dosen memiliki semangat dan upaya sungguh-sungguh untuk menjadi guru besar. Siapapun dosen yang belum meraih guru besar, agar bercita-cita menjadi guru besar. Cita-cita, harapan, semangat dan upaya sungguh-sungguh ini penting untuk kita gelorakan agar semuanya memiliki orientasi yang jelas. Salah satu petuah mengatakan "berani jadi dosen maka harus berani bercita-cita menjadi guru besar," pungkasnya.