Diduga Mabuk, Pengendara Livina Tabrak Tiga Motor dan Satu Pejalan Kaki | Nganjuk TIMES

Diduga Mabuk, Pengendara Livina Tabrak Tiga Motor dan Satu Pejalan Kaki

Jan 09, 2021 15:02
Warga di Pasar Cukir terlihat mengerubungi mobil Grand Livina usai dihentikan setelah menabrak pejalan kaki di lokasi. (Istimewa)
Warga di Pasar Cukir terlihat mengerubungi mobil Grand Livina usai dihentikan setelah menabrak pejalan kaki di lokasi. (Istimewa)

Serempet pengguna jalan, sebuah mobil Grand Livina ringsek dihancurkan oleh masyarakat yang berada di sekitar Pasar Cukir. Aksi itu pun ramai diperbincangkan di media sosial. Diduga, pengemudi mobil dalam keadaan mabuk saat tengah berkendara.

Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, tampak mobil Grand Livina bernopol S 1803 WL dihentikan oleh sejumlah warga di Pasar Cukir, Jalan Raya Kediri, Desa Cukir, Kecamatan Diwek. Mereka mengerubungi mobil tipe MPV warna silver tersebut.

Baca Juga : Pelaku Tabrak Lari Tukang Becak di Kediri Ditangkap di Kota Malang

Terlihat, bagian kaca depan, belakang dan kiri kanan mobil pecah. Sebagian bodi depan mobil juga ringsek. Belakangan diketahui mobil tersebut milik Veri Handoko (42), warga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, mobil yang dikemudikan oleh Veri itu memang dihentikan oleh warga di sekitar Pasar Cukir, pada Sabtu (9/1/2021), pagi tadi. Peristiwa itu terjadi setelah mobil menabrak sejumlah kendaraan saat melaju dari arah timur ke selatan, atau arah Jombang menuju Kediri.

“Mobil ini awalnya menabrak Honda Scoopy di Sengon (Desa Sengon, Kecamatan Jombang),” kata Sulaiman.

Pasca menabrak kendaraan roda dua tersebut, pengemudi kendaraan berwarna silver tersebut kemudian lari ke wilayah Jalan KH Hasyim Asy'ari. Pada simpang empat tersebut kemudian menyerempet dua sepeda motor. Kemudian yang bersangkutan kembali melarikan diri ke arah lari lagi ke arah Pasar Cukir. 

"Di Pasar Cukir ini mobil kembali menyerempet orang di sekitat pasar, baru itu bisa dihentikan oleh orang di pasar," terangnya kepada wartawan.

Warga yang berhasil menghentikan laju mobil, sontak geram dan menghantam kaca mobil hingga pecah. Beruntung, pengemudi mobil berhasil diselamatkan dari amukan massa di pasar. "Tidak (tidak dimassa, red). Cuman kendaraannya itu yang dirusak," ujarnya.

Diungkapkan Sulaiman, pengemudi mobil diduga dalam pengaruh alkohol saat menyetir mobil. Saat ini, pengemudi mobil sedang dilakukan pemeriksaan ke RSUD Jombang untuk memastikan apakah ia mabuk atau tidak.

Baca Juga : Terperosok Jalan Berlubang Jember-Lumajang, Tiga Pengendara Motor Tewas Terlindas Mobil

"Tadi saya interogasi dan saya pancing-pancing, dia (pengemudi mobil, red) mengatakan memang, dia ada bau alkohol. Untuk lebih jelasnya ini kita bawa ke rumah sakit," ucapnya.

Atas peristiwa itu, sedikitnya ada tiga kendaraan sepeda motor dan seorang pejalan kaki yang menjadi korban tabrak lari pelaku. Namun, polisi baru mendata satu kendaraan yang menjadi korban, yaitu, Honda Scoopy bernopol S 4435 OAA, dikemudikan oleh Agus Setyono (40), warga Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang.

"Korban satu, dilarikan ke RSUD Jombang karena luka-luka. Selanjutnya kita akan periksa saksi-saksi. Bila pelaku positif mengkonsumsi alkohol, nanti ranahnya Unit Reskrim," pungkasnya.

 

Topik
Tabrak Lari tabrak lari jombang mabuk dan tabrak lari berita jatim hari ini

Berita Lainnya