Jefferson Formigao pemain Brasil saat berada di mess Persik Kediri. (ist)
Jefferson Formigao pemain Brasil saat berada di mess Persik Kediri. (ist)

Jefferson Formigao, pemain asing satu-satunya yang dimiliki tim promosi Liga 1 Persik Kediri akhirnya pergi meninggalkan Kota Kediri.

Pemain berdarah Brazil tersebut memutuskan untuk pulang kampung pada Rabu (5/11/2020) kemarin, lantaran kompetisi tak kunjung menuai kejelasan dan kembali mengalami penundaan.

Baca Juga : Manajemen Persik Berkomitmen Tetap Penuhi Gaji meski Kondisi Tim Diliburkan

Kabar pulangnya pemain eks Udinese, Liga Seri A Italia tersebut dibenarkan oleh Media Officer Persik Kediri, Anwar Bahar Basalamah. Akan tetapi, dia menjelaskan bila Jefferson pulang ke kampung halaman bukan berarti memutus kontrak dengan Persik Kediri.

"Melainkan masih ada ikatan dengan Persik, dengan catatan jika kompetisi sudah jelas digulirkan Jefferson akan kita panggil kembali," ungkap Bas, sapaan akrab media officer Persik.

Menurutnya, kepulangan Jefferson sudah atas pengetahuan manajemen. Selain itu, faktor keluarga juga menjadi pertimbangan. 

"Kita kasihan kepada Jefferson. Maka dari itu kita pulangkan sembari menunggu kompetisi benar-benar jelas digulirkan. Bersamaan dengan itu, Jefferson pun mengaku juga telah rindu terhadap keluarganya di Brazil," jelas Bas.

Sebagaimana diketahui, Jefferson Formigao menjadi satu-satunya pilar asing Persik Kediri yang memutuskan bertahan. Sedangkan tiga rekannya, Ante Bakmaz (Australia), Nikola Asceric (Serbia) dan Gaspar Vega (Argentina) sudah tak lagi di Kediri saat tahap renegosiasi kontrak.

Baca Juga : Tiga Olahraga Dunia yang Paling Banyak Penggemarnya

Sebelumnya, Jefferson selalu bertahan di Kota Kediri meski kompetisi sempat mengalami penundaan beberapa kali hingga kompetisi diputuskan untuk kembali digelar pada 1 Oktober 2020.

Namun, agenda kompetisi tersebut kembali mengalami penundaan sehari menjelang kick off pertandingan seiring Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tak memberikan izin keramaian lantaran kondisi Tanah Air masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Atas kembali ditundanya kompetisi membuat Jefferson pada akhirnya memilih opsi untuk pulang kampung.