Dirjen Perikanan Tangkap KKP, M. Zulficar Mochtar (Foto:  Darilaut.id)
Dirjen Perikanan Tangkap KKP, M. Zulficar Mochtar (Foto: Darilaut.id)

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti menanggapi keputusan diizinkannya ekspor benih lobster. Susi Pudjiastuti tak setuju dengan keputusan tersebut, seperti yang dia sampaikan melalui kicauan di akun Twitter-nya pada Rabu (2/7/2020).  

Terkait cuitan Susi itu, Direktorat Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan tanggapan.  Tanggapan langsung disampaikan Dirjen Perikanan Tangkap KKP M. Zulficar Mochtar.  

Baca Juga : Kegeraman Susi Pudjiastuti Tanggapi Eksportir Benih Lobster Resmi Dapat Izin: Siapa Mereka

 

Zulficar mengatakan, 26 perusahaan yang dilampirkan Susi itu bukanlah perusahaan yang memperoleh izin ekspor benih lobster.  Tetapi, nama-nama perusahaan tersebut ialah calon eksportir. "Itu calon eksportir, bukan izin ekspor," ujarnya.  

Zulficar lantas menambahkan, untuk bisa melakukan ekspor, ada berbagai syarat yang harus dipenuhi.  Salah satunya keharusan telah berbudidaya lobster serta telah melakukan restocking.  

Hal itu tentunya mengacu pada Peraturan Menteri KP Nomor 12 Tahun 2020 tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan di wilayah Republik Indonesia beserta berbagai petunjuk teknis lainnya.

Sebelumnya diketahui, Susi mengungkapkan protes di Twitter pada Rabu (1/7/2020).  Dalam cuitannya, Susi angkat bicara terkait rencana Kementerian KKP untuk merealisasikan ekspor benih lobster.  

Baca Juga : Ditanya Ketinggalan Dompet atau Cincin, Jawaban Hotman Paris Bikin Susi Pudjiastuti Kaget

 

Susi juga kedapatan melampirkan nama-nama perusahaan yang mendapat izin.  "KKP/Dirjen Tangkap telah mengeluarkan ijin tangkap 26 eksportir Bibit Lobster. Luarbiasa!!!!!!!!!!!!!!!!!," protes Susi. 

Seperti diketahui, saat menjabat menteri KP, Susi melarang ekspor benih lobster.