Imbas PSBB Surabaya Raya dan Jakarta, Terminal Purboyo Madiun Sepi | Nganjuk TIMES

Imbas PSBB Surabaya Raya dan Jakarta, Terminal Purboyo Madiun Sepi

Apr 29, 2020 11:10
Tampak depan pintu masuk Terminal Purboyo sepi, Rabu(29/04/2020).
Tampak depan pintu masuk Terminal Purboyo sepi, Rabu(29/04/2020).

Meski Kota Madiun belum masuk daftar wilayah yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tetapi sejumlah pusat transportasi umum terpantau lengang.

Misalnya seperti yang terlihat di Terminal Purboyo sejak Selasa (28/4/2020) kemarin.

Terminal yang menjadi pusat pemberhentian bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP) itu sepi dari aktivitas penumpang dan awak bus.

Salah satu penyebabnya, yakni pemberlakuan PSBB di kawasan Surabaya Raya meliputi Kota Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.

Hal tersebut membuat bus AKDP dengan tujuan Surabaya tidak lagi beroperasi.

Juga bus-bus AKAP yang melayani rute Jakarta dan Jawa Barat yang lebih dulu absen. 

Rabu (29/04/2020) pagi, tampak Terminal Purboyo Kota Madiun yang biasanya melayani penumpang menjadi sepi. 

Deretan bangku yang biasa digunakan penumpang untuk menunggu kedatangan bus terpantau kosong.

Hanya beberapa toko makanan yang buka tanpa pembeli.

Komandan Regu C Terminal Tipe A Madiun Tukimin menjelaskan bahwa sejak kemarin Selasa 07:30 WIB sudah tidak ada bus yang masuk Terminal Madiun. 

Ia juga membeberkan bahwa bus yang masuk Terminal Madiun biasanya sebanyak 800 armada per hari.

Dari angka itu, jumlah penumpang rata-rata mencapai 4.000 orang baik yang turun maupun naik dari Terminal Purboyo. 

"Memang sejak penyakit Covid-19 merebak, ada penurunan drastis hingga hanya tersisa sekitar 25-20 persen jumlah penumpang per hari atau sekitar 1.000 orang saja," urai Tukimin.

Berdasarkan data Laporan Bulanan Terminal Tipe A Purboyo Kota Madiun tahun 2020 selama bulan April, rata-rata penumpang untuk bus AKAP mencapai angka 1.000 lebih.

Sementara untuk bus AKDP hanya mencapai angka 200 hingga 400-an penumpang per hari.

Baik bus lokal maupun penyedia jasa transportasi bahkan mengeluarkan pengumuman resmi menutup sementara pengoperasian bus hingga 12 Mei 2020.

Namun, tenggat waktu tersebut bisa diperpanjang jika ada masa penambahan PSBB di sejumlah daerah tersebut.

Penghentian layanan tersebut guna antisipasi dan dukungan pada pemerintah tentang larangan mudik serta memutus rantai penyebaran penyakit Covid-19 melalui moda transportasi.

"Ini karena ada kebijakan PSBB. Jadi seluruh bus AKDP dan AKAP sudah tidak beroperasi lagi. Terminal sudah tutup,” pungkasnya. 

Berdasarkan pantauan wartawan MadiunTIMES (Grup JatimTIMES), taksi yang biasanya memarkir kendaraan di sepanjang depan pintu masuk Terminal Purboyo pun nampak sepi. 

Agen-agen bus tujuan Jakarta juga telah menutup pelayanan di Terminal Madiun.

Dengan adanya PSBB hingga mempengaruhi penutupan layanan moda transportasi sementara ini, diharapkan masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik demi kebaikan bersama agar Indonesia segera pulih dari penyakit Covid-19.

 

Topik
Madiun Berita Madiun Imbas PSBB Surabaya Raya Terminal Purboyo Madiun

Berita Lainnya