Aksi Sosial Polresta Malang Kota pun Ikut Tertunda karena Corona | Nganjuk TIMES

Aksi Sosial Polresta Malang Kota pun Ikut Tertunda karena Corona

Mar 17, 2020 13:10
Ilustrasi penundaan (Ist)
Ilustrasi penundaan (Ist)

Merebaknya corona atau covid-19 juga berdampak pada aksi sosial. Sejumla kegiatan sosial batal dilaksanakan atau ditunda gara-gara wabah tersebut.

Salah satunya operasi katarak dan hernia yang dilakukan Polresta Malang Kota. Rencana awal, kegiatan itu akan dilakukan pada 21 Maret 2020 di rumah sakit kawasan Kota Batu.

Karena penundaan itu, ratusan peserta operasi katarak dan hernia gratis harus bersabar. Jadwal lebih lanjut bakal diumumkan jika situasi sudah normal.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan, operasi katarak dan hernia terpaksa ditunda menyusui adanya instruksi Mabes Polri untuk mempertimbangkan perihal kegiatan yang mengerahkan banyak massa.

"Memang terpaksa kami tunda. Ini sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan mengingat saat ini memang tengah merebak virus corona," jelasnya.

Lebih lanjut kapolresta mengatakan, kapan kembali akan dipastikan jadwal pelaksanaan operasi katarak dan hernia, pihaknya masih belum bisa memastikan. Namun ditegaskan, jika sudah terdapat imbauan resmi dan situasi telah kondusif, tentunya operasi katarak dan hernia akan segera dilakukan.

"Belum tahu sampai kapan. Yang jelas sampai situasi benar-benar aman," ucap Leonardus.

Para peserta yang telah melakukan screening nantinya tetap akan terdaftar sebagai peserta dan tidak harus kembali melakukan screening. Mereka nantinya akan segera dihubungi oleh petugas Polresta Malang Kota.

"Yang sudah screening tidak perlu screening lagi. Nanti mereka akan dihubungi lagi ketika jadwal sudah kembali ditetapkan," kata Leonardus.

Polresta Malang Kota  juga berharap agar situasi dampak corona bisa segera mereda. Sehingga hal tersebut bisa semakin mempercepat para peserta operasi katarak dan hernia gratis mendapatkan penanganan dari tim dokter untuk kesembuhan mereka.

"Ya harapannya bisa segera aman. Supaya bisa cepat dilakukan operasinya. Kan kasihan para pasien banyak yang usia lanjut namun masih berjuang untuk kesembuhannya," pungkas kapolresta. 

Topik

Berita Lainnya