Sektor Pariwista Kabupaten Malang Tetap Dioptimalkan, Bupati Sanusi Imbau Masyarakat Tak Panik | Nganjuk TIMES

Sektor Pariwista Kabupaten Malang Tetap Dioptimalkan, Bupati Sanusi Imbau Masyarakat Tak Panik

Mar 15, 2020 10:50
Promosi pariwisata Kabupaten Malang tetap berjalan di tengah penyebaran Corona. Dalam foto (4 dari kiri) Bupati Malang Sanusi, Made Arya Kadisparbud dan kepala OPD bersama karakter Juki (Ist)
Promosi pariwisata Kabupaten Malang tetap berjalan di tengah penyebaran Corona. Dalam foto (4 dari kiri) Bupati Malang Sanusi, Made Arya Kadisparbud dan kepala OPD bersama karakter Juki (Ist)

Wabah virus Corona terus merebak di Indonesia. Tercatat, warga di delapan provinsi telah terpapar oleh virus yang menyebabkan berbagai negara mengambil kebijakan lockdown ini.

Dari delapan provinsi yang terdampak virus corona, seperti dilansir dari siaran pers pemerintah melalui Achmad Yurianto, juru bicara Presiden RI Joko Widodo mengenai kasus virus Corona atau Covid-19, adalah DKI Jakarta, Jawa Barat (Bandung), Banten (Tangerang), Jawa Tengah (Solo), DI Yogyakarta, Bali, Sulawesi Utara (Manado) dan Kalimantan Barat (Pontianak). 

Jawa Timur (Jatim) masih aman hingga kini. Bahkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa meminta agar kabupaten/kota tak melakukan penutupan sekolah, pertokoan dan tempat wisata.

Instruksi ini pula yang membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang pun tetap menjalankan berbagai program kerja yang telah berjalan.

"Tetap jalan program pemerintahan. Pendidikan, pariwisata, perekonomian juga terus berjalan, tentunya dengan semakin meningkatkan kewaspadaan dan langkah antisipasi Corona yang diinstruksikan," ucap Bupati Malang Sanusi, Minggu (15/3/2020).

Di tengah Corona yang mewabah hingga kini, dirinya mengimbau agar seluruh warga tetap waspada tanpa diikuti kepanikan dan ketakutan berlebihan.

"Waspada harus ya di tengah musibah ini. Tapi saya imbau jangan sampai panik dan takut berlebihan. Ini yang malah akan semakin membuat masalah semakin kompleks," tegas calon bupati dari PDI Perjuangan di Pilkada 2020.

Dirinya mencontohkan, roda pemerintahan tetap berjalan. Misalnya di sektor pariwisata yang terdampak di berbagai daerah secara telak dengan adanya corona.

Sebagai bagian dari program strategis, berbagai program pariwisata terus dijalankan. Ini terlihat dari kunjungan Gojek ke Desa Wisata Gubugklakah, Poncokusumo, dalam rangka pemetaan dan penguatan promosi sektor pariwisata. 

Pihak Gojek menjadi mitra Pemkab Malang dalam melakukan promosi destinasi wisata yang ada sekaligus pendampingan masyarakat sadar wisata.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, yang mendampingi pihak Gojek ke Gubugklakah, beberapa hari lalu, melalui Armand Erlangga, Kepala Bidang Pemasaran.

"Ini untuk memperkuat sektor pariwisata. Dimana pihak Gojek nanti menjadi mitra kita dalam ikut mempromosikan sekaligus memberdayakan masyarakat wisata," ujarnya.

Tak hanya itu, beberapa pertemuan di sektor pariwisata juga terus berjalan. Misalnya yang dilakukan di wilayah Kepanjen dengan merancang kawasan wisata terpadu. 

Seluruh potensi wisata yang ada di ibu kota Kabupaten Malang ini nantinya akan dijadikan kawasan pariwisata yang terintegrasi.

Disinggung terkait penyebaran Corona, Armand, menyampaikan pihaknya tetap mengikuti instruksi yang ada. 

"Sesuai pesan Bapak Bupati, roda pemerintahan tetap berjalan. Kewaspadaan tetap diberlakukan tapi tak dengan rasa panik atau ketakutan berlebih," ujarnya.

Dia juga menyatakan, Disparbud Kabupaten Malang akan secepatnya membahas terkait beberapa hal teknis terkait pencegahan Corona di berbagai destinasi wisata yang ada.

"Secepatnya kita bahas terkait itu," tandasnya.

 

Topik
Malang Berita Malang berita malang hari ini Pariwista Kabupaten Malang wabah virus corona Bupati Malang Sanusi Pemkab Malang promosi destinasi wisata Disparbud Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara

Berita Lainnya