ITS Tak Kunjung Keluarkan Hasil Kajian Pasar Besar, Wali Kota Malang Hilang Kesabaran | Nganjuk TIMES

ITS Tak Kunjung Keluarkan Hasil Kajian Pasar Besar, Wali Kota Malang Hilang Kesabaran

Mar 03, 2020 15:59
Wali Kota Malang Sutiaji
Wali Kota Malang Sutiaji

Hasil kajian konstruksi Pasar Besar yang dilakukan tim Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) belum juga dikeluarkan. Padahal, hasil kajian tersebut seharusnya dikeluarkan pada pertengahan Februari lalu. Namun hingga awal Maret ini, hasil kajian tak kunjung dikeluarkan.

Wali Kota Malang Sutiaji pun merasa geram dan mengaku hilang kesabaran atas kondisi tersebut. Sehingga, jika dalam waktu dekat hasil kajian tak juga dikeluarkan, maka Pemkot Malang akan mengambil keputusan untuk menggunakan hasil kajian yang telah dibuat sebelumnya. "Kalau belum juga dikeluarkan, maka pakai kajian yang lama saja," tegasnya.

Sutiaji menyebut, upaya itu diambil lantaran selama ini masyarakat dan pedagang Pasar Besar sudah menunggu sangat lama. Ketika tak segera diambil keputusan, maka akan timbul  penilaian bahwa pemerintah lepas tangan atas peristiwa tersebut.

"Masyarakat sudah kasihan. Karena menunggu terlalu lama, seakan negara nggak hadir," imbuh Sutiaji.

Dia menyebut, analisis yang dibuat sebelumnya akan segera dipertimbangkan jika ITS tak kunjung keluarkan hasil konstruksi. Sehingga, dalam waktu dekat, keputusan terkait revitalisasi Pasar Besar akan dilaksanakan. "Kami belum tahu pasti apa itu alasannya kok belum keluar juga," tambahnya lagi.

Sementara itu, pasca-kebakaran besar pada 2016 lalu, kondisi Pasar Besar Kota Malang memang masih mangkrak dan banyak dikeluhkan pedagang. Apalagi, jumlah pengunjung juga dinilai mengalami penurunan. Sedangkan perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkot Malang dengan Matahari Department Store masih berlangsung hingga 2034 mendatang.

Pasca-kebakaran, Pemerintah Kota Malang dan pihak Matahari Department Store langsung menurunkan pihak untuk melakukan kajian konstruksi. Namun hasil konstruksi yang dilakukan Pemkot Malang dan Matahari berbeda. Sehingga diambil keputusan untuk mengambil pihak ketiga untuk melakukan uji kelayakan, yakni ITS. Namun sampai saat ini hasil dari ITS belum juga dikeluarkan.

 

Topik
Malang Berita Malang Institut Teknologi 10 November Surabaya Wali Kota Malang Sutiaji perjanjian kerja sama Pemerintah Kota Malang

Berita Lainnya