Kejaksaan Kota Probolinggo Tahan Dua Tersangka Korupsi DAK | Nganjuk TIMES

Kejaksaan Kota Probolinggo Tahan Dua Tersangka Korupsi DAK

Apr 06, 2016 19:06
Jaksa menunjukkan barang bukti uang dalam kasus DAK 2012 (foto: iqbal/Probolinggo TIMES)
Jaksa menunjukkan barang bukti uang dalam kasus DAK 2012 (foto: iqbal/Probolinggo TIMES)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Probolinggo menahan dua tersangka korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2012 bidang Pendidikan, Kota Probolinggo, Rabu (6/4/2016) siang. Keduanya dititipkan di Rutan Medaeng, Sidoarjo.

Kedua tersangka itu adalah Ulum Sukmana, staf pada Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat; dan M. Anwar, staf konsultan pengawas pengadaan mebeler sekolah dengan DAK 2012.

Penahanan dilakukan setelah penyidik Polres Probolinggo menyerahkan tersangka berikut barang bukti tindak pidana kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), pagi harinya. Barang bukti yang dimaksud, yakni dokumen dan uang Rp 289.909.500.

Rinciannya, Rp 125 juta dari tersangka Ulum, Rp 157.909.500 dari kepala-kepala sekolah penerima DAK 2012, serta Rp 7 juta dari Rusdin. Rusdin merupakan rekanan yang dilibatkan dalam pengadaan mebeler.

"Kami tahan di Medaeng biar tidak terlalu jauh saat sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya," kata Kasi Intel Kejari Probolinggo, Herman Hidayat.

Herman menjelaskan, dugaan tindak pidana pada kasus DAK 2012 ini terletak pada mekanisme yang tidak sesuai aturan. Semestinya, dana itu dikelola secara swakelola oleh sekolah penerima. Tapi nyatanya, ada pihak ketiga yang dilibatkan.

Disinggung mengenai ada/tidaknya tersangka lain, jaksa asal Sumenep itu menyebut itu ranah penyidik Polres setempat. "Di sini, kami hanya terima berkas," katanya kepada ProbolinggoTIMES.

Sementara itu, Abdul Rokhim selaku Panasihat Hukum (PH) tersangka Ulum menyatakan, pihaknya mengikuti prosedur hukum yang berjalan. Meski secara moral pihaknya keberatan kliennya ditahan, namun ia menghormati kewenangan jaksa.

"Kami sudah mengajukan penangguhan penahanan, cuma belum ada tanggapan. Mudah-mudahan dalam satu-dua hari ini ada tanggapan," katanya kepada wartawan. (*)

Topik
Kejaksaan Kota Probolinggo Korupsi

Berita Lainnya