Tiga Kali Mangkir, Kejati Jemput Paksa La Nyalla di Rumahnya | Nganjuk TIMES

Tiga Kali Mangkir, Kejati Jemput Paksa La Nyalla di Rumahnya

Mar 28, 2016 19:46
 La Nyalla Mattalitti. (Foto: berita satu)
La Nyalla Mattalitti. (Foto: berita satu)

Mangkirnya tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti oleh Kejati Jatim hingga dua kali membuat Kejati Jawa Timur menjemput paksa dengan mendatangi tempat tinggal tersangka. Dua mobil yang berisikan tim dari penyidik kejaksaan berangkat dari Kantor Kejati pukul 16.00 WIB menuju ke rumah Nyalla di Surabaya.

"Penyidik sedang menuju ke tempat sasaran dimana tempat tinggal La Nyalla di Surabaya," kata Kepala Kejati Jatim Maruli Hutagalung di Surabaya, Senin (28/3/2016).

Hari ini merupakan panggilan La Nyalla sebagai tersangka, karena sudah tiga kali dipanggil tapi mangkir, sehingga kejaksaan melakukan upaya penjemputan paksa. "Kita harus pergi ke rumahnya, karena panggilannya dikirim ke situ," ujarnya.

Menurutnya, tim penyidiknya tidak dapat memberi kepastian ada atau tidak adanya tersangka di kediamannya. Kedatangan tim penyidik ke dua rumah Nyalla di Surabaya, hanya fakus menjemput tersangka. Namun, kata dia, penyidik tidak melakukan penggeledahan untuk mencari tambahan alat bukti di kediamannya

"Tidak ada penggeledahan. Untuk sementara mau jemput paksa dia. Alat bukti kita sudah cukup. Kita sudah punya 4 alat bukti," pungkasnya. (*)

Topik
La Nyalla Korupsi

Berita Lainnya