Mindatama Hadirkan Service Kunjung, Perhatian pada Mobilitas GTK Jadi Prioritas
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
16 - Aug - 2026, 05:23
JATIMTIMES – Perhatian terhadap Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tidak selalu harus diwujudkan melalui program besar. Manajemen Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang atau Mindatama memilih pendekatan yang dekat dengan kebutuhan keseharian, salah satunya memastikan para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tetap dapat merawat kendaraan tanpa harus meninggalkan aktivitas utama di madrasah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Service Kunjung yang menggandeng AHASS Service Galunggung belum lama ini. Layanan perawatan kendaraan ini didatangkan langsung ke area parkir MIN 2 Kota Malang.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 16 Agustus 2026: Leo Penuh Percaya Diri, Gemini Dapat Kabar Tak Terduga
Konsep tersebut sekaligus menjadi jawaban atas persoalan waktu yang dihadapi para GTK. Rutinitas kerja dari pagi hingga sore membuat kesempatan membawa kendaraan ke bengkel sering kali terbatas.
Koordinator Bidang (Korbid) Humas MIN 2 Kota Malang, Bahtiar Ilmi Yanuar, S.Kom., mengatakan manajemen melihat kebutuhan tersebut sebagai bagian yang perlu diperhatikan dalam mendukung aktivitas para GTK.
“Setiap hari Senin sampai Jumat, teman-teman GTK berangkat bertugas sangat pagi dan baru pulang ketika sore hari. Jadwal yang padat ini membuat mereka hampir tidak memiliki waktu luang untuk membawa kendaraannya ke bengkel,” kata Bahtiar.
Menurutnya, kehadiran layanan servis di lingkungan madrasah membuat GTK tidak perlu mengalokasikan waktu khusus untuk mendatangi bengkel. Kendaraan dapat ditangani ketika pemiliknya tetap menjalankan pekerjaan.
“Melalui program Service Kunjung ini, kami ingin memfasilitasi dan mempermudah GTK dalam merawat kendaraan bermotor mereka tanpa mengganggu jam kerja,” lanjutnya.
Bagi MINDATAMA, langkah tersebut menunjukkan bagaimana perhatian terhadap GTK dapat diterjemahkan dalam bentuk layanan yang konkret dan menyentuh kebutuhan sehari-hari. Mobilitas menjadi salah satu faktor penting karena kendaraan pribadi menjadi bagian dari aktivitas para guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan rutinitasnya.
Apresiasi pun datang dari kalangan pendidik. Rismanto, S.Pd., salah satu tenaga pendidik MIN 2 Kota Malang, menilai layanan tersebut memberikan kemudahan karena perawatan kendaraan dapat dilakukan tanpa mengorbankan kewajiban mengajar.
Baca Juga : 17 Agustus, Warga Malang Raya Bisa Keliling Naik Trans Jatim Tanpa Bayar
“Kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya kerja sama ini. Kendaraan tetap terawat dengan baik, dan di saat yang sama, kami tidak perlu meninggalkan kewajiban mengajar karena servis dilakukan langsung di lokasi parkir madrasah,” ujarnya.
Rismanto berharap pola layanan serupa dapat dipertahankan secara berkala. Menurut dia, agenda tersebut akan semakin bermanfaat apabila dapat dilaksanakan secara rutin setiap tiga atau enam bulan.
“Harapan kami, kegiatan bermanfaat seperti ini bisa menjadi agenda rutin setiap 3 atau 6 bulan sekali,” tambahnya.
Langkah MINDATAMA menghadirkan Service Kunjung memperlihatkan bahwa perhatian terhadap GTK ditempatkan pada aspek yang praktis: bagaimana pekerjaan tetap berjalan, sementara kebutuhan personal yang menunjang mobilitas mereka juga tidak terabaikan.
Bukan sekadar mendatangkan layanan servis ke lingkungan madrasah, program ini menjadi bagian dari upaya manajemen Mindatama membangun ekosistem kerja yang memahami kebutuhan GTK secara lebih konkret dan dekat dengan keseharian mereka.
