Kado HUT ke-39 Arema FC: Bus Baru Berpelat N 7887 IB, Ada Inisial Sang CEO
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Nurlayla Ratri
11 - Aug - 2026, 06:29
JATIMTIMES - Ada yang berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Arema FC, Selasa (11/8/2026). Selain memperkenalkan bus operasional anyar, Singo Edan turut menghadirkan sebuah pelat nomor yang langsung mencuri perhatian, yakni N 7887 IB.
Pelat nomor tersebut terpasang pada salah satu bus anyar Arema FC yang diperkenalkan di Kandang Singa, Jalan Mayjend Panjaitan 42, Kota Malang. Bukan sekadar identitas kendaraan, kombinasi angka dan huruf di balik pelat tersebut memiliki makna khusus bagi klub.
Baca Juga : Jimat Rebo Wekasan: Tradisi Menulis Ayat Al-Qur'an untuk Tolak Bala, Ini Ayat yang Digunakan
Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, secara khusus menyoroti keberadaan pelat N 7887 IB dalam sambutannya. Menurut dia, bus baru tersebut bukan hanya dinilai dari ukuran, kemewahan, maupun aspek keselamatannya, tetapi juga memiliki pesan yang terselip melalui nomor kendaraan.
"Ini menandai kebangkitan kita bersama. Ini sebenarnya tidak sekadar busnya, besarnya, mewahnya, atau jaminan keselamatannya. Tapi di situ terselip sebuah nopol yang luar biasa, N 7887 IB," jelas Sudarmaji.
Dua huruf terakhir, yakni IB, menjadi bagian yang paling mudah dikenali. Sudarmaji menjelaskan bahwa IB merupakan inisial dari CEO Arema FC, Iwan Budianto, yang memberikan bus tersebut sebagai kado HUT ke-39 Singo Edan.
"Bus kalau tanpa nopol, istilahnya sama saja orang gagah, tampan seperti tanpa pakaian, tapi jalan-jalan di pasar. Orang pasti curiga. Nah, nopol ini memiliki filosofi luar biasa. Kode 'IB' tentu bukan rahasia lagi, itu adalah inisial Pak Iwan Budianto, karena ini memang kado yang luar biasa buat kita semua," selorohnya.
Kehadiran pelat N 7887 IB pun seolah menjadi penanda khusus dari kado yang diberikan Iwan Budianto kepada Arema FC. Apalagi, bus tersebut hadir setelah manajemen menyampaikan kondisi armada lama yang sempat mengalami sejumlah kendala.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan kebutuhan terhadap armada baru sebelumnya telah disampaikan kepada jajaran Board of Directors (BOD) dan Iwan Budianto. Respons sang CEO pun langsung diwujudkan dengan menghadirkan dua unit bus.
"Ini bukti dari pihak BOD dan Pak Iwan Budianto selaku CEO mendengarkan progres dan melihat langkah perbaikan infrastruktur yang kita ambil. Begitu kita melaporkan kondisi bus kemarin yang sempat beberapa kali bermasalah, beliau langsung oke: 'Nanti buat ulang tahunnya tak kasih bus'. Bahkan tidak hanya satu, ada dua unit," bebernya.
Menariknya, pelat N 7887 IB tidak hanya dipandang sebagai identitas kendaraan. Bagi Sudarmaji, nomor tersebut diharapkan membawa sugesti positif bagi perjalanan Arema FC.
Baca Juga : HUT Arema ke-39, Wabup Lathifah Minta Generasi Muda Aremania Jadi Penggerak Perubahan
"Ini memberikan motivasi, inspirasi, dan yang paling penting memberi sugesti keberuntungan, keselamatan, serta kekompakan," imbuhnya.
Makna tersebut semakin menarik karena pelat N 7887 IB akan menemani aktivitas Singo Edan dalam berbagai perjalanan. Satu bus anyar memang diproyeksikan untuk menunjang kebutuhan tim, mulai pertandingan hingga latihan, sedangkan armada lainnya digunakan untuk kebutuhan operasional klub.
Bus yang menggunakan pelat N 7887 IB dibangun di atas sasis Mercedes-Benz OH 1626 gres rakitan 2025. Bodi bus tersebut dikerjakan karoseri Morodadi Prima, Malang, dan telah menggunakan sistem suspensi udara atau air suspension untuk mendukung kenyamanan perjalanan.
Perkenalan pelat dan bus anyar tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-39 Arema FC yang digelar sederhana. Manajemen memilih mengisinya dengan doa bersama dan tasyakuran, termasuk mengundang anak-anak panti asuhan Yayasan Sunan Kalijaga (Yasuka).
Bagi Arema FC, N 7887 IB akhirnya bukan sekadar rangkaian angka dan huruf di bagian depan maupun belakang bus. Pelat tersebut menjadi simbol kado ulang tahun dari Iwan Budianto sekaligus harapan agar perjalanan Singo Edan ke depan selalu dibarengi keberuntungan, keselamatan dan kekompakan.
