Banjir Luapan Sungai Krecek Terjang Bumiaji: Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Terendam
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Nurlayla Ratri
31 - Mar - 2026, 07:34
JATIMTIMES - Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kota Batu pada Senin (30/3/2026) sore. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak siang hari memicu banjir luapan di sejumlah titik di Kecamatan Bumiaji. Akibatnya, beberapa rumah warga terendam air serta material lumpur menutup akses jalan utama desa.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, melaporkan bahwa banjir luapan terpantau terjadi di Desa Tulungrejo dan Desa Punten sekira pukul 17.30 hingga 18.00 WIB. Saluran drainase dan irigasi yang ada tidak mampu menampung besarnya debit air limpasan, sehingga meluap ke permukiman dan jalan raya.
Baca Juga : Halal Bihalal Desa Tambakrejo Tulungagung, Momentum Pererat Kebersamaan dan Semangat Bangun Desa
"Pemicunya adalah hujan deras yang menyebabkan saluran drainase tidak mampu menampung air. Di Jalan Raya Tulungrejo, lumpur masuk ke dalam rumah warga dan merendam perabotan. Sementara di Dusun Kungkuk, Desa Punten, luapan Sungai Krecek mengakibatkan empat rumah warga terendam," jelas Suwoko dalam keterangannya, Senin (30/3) malam.
Di Desa Punten, dampak luapan Sungai Krecek tercatat cukup serius. Selain merendam rumah milik warga bernama Solikin, Eko Riza, dan Anita, salah satu warga atas nama Bapak Sardi terpaksa harus mengungsi ke rumah anaknya. Tak hanya itu, pagar pembatas Sungai Krecek juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan arus.
Kondisi serupa terjadi di Jalan Terusan menuju Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo. Material lumpur setinggi 50 sentimeter menutup seluruh badan jalan, yang mengakibatkan akses mobilitas masyarakat terganggu dan aspal jalan mengalami kerusakan.
Merespons rentetan kejadian tersebut, BPBD Kota Batu bersama personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas PUPR, hingga relawan lintas organisasi telah bergerak melakukan penanganan di lokasi kejadian.
"Kami melakukan pembersihan material banjir secara manual maupun menggunakan alat berat. Untuk jalan yang tertutup lumpur, tim gabungan juga melakukan penyemprotan agar jalan tidak licin dan bisa segera dilalui kembali," imbuh Suwoko.
Baca Juga : Rapat Paripurna DPRD Sampang Setujui Empat Raperda Prioritas
Hingga pukul 21.00 WIB, cuaca di seluruh wilayah Kota Batu terpantau berawan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD masih terus bersiaga dan melakukan pemantauan rutin di kawasan rawan bencana untuk mengantisipasi adanya bencana susulan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat melewati wilayah rawan longsor dan banjir ketika cuaca ekstrem melanda. Pastikan selalu memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BPBD," pungkasnya.
